(Alam Nasyroh) Kebahagiaan yang memberikan adalah Allah, kenapa kita sering mencari dan meminta kebahagiaan pada selainNya? Allah yang melapangkan, Allah pula yang memberinya. Kebahagiaan itu adalah makhluq yang Allah ciptakan, seperti menciptakan mati dan hidup, kapan pun Allah berkehendak, ia akan tiba dan akan pergi. Demikian pula Allah menciptakan tangis dan tertawa (wa annahu hua adhha wa abka).
(laka Shadrok) Kebahagiaan berada di dada (hati), bukan dalam pikiran, mengapa mencarinya dalam pikiran. dan hati yang memiliki adalah Allah, Dia yang membolak balikkan hati (muqollibal qulub), dan hati dapat tenang dan bahagia jika melakukan ketaatan padaNya.
Salam Cinta#Halimi Zuhdy
Tidak ada komentar:
Posting Komentar